Kamis, 03 November 2011

Rokok (Mesin pembunuh yang dicintai)


bahaya-kandungan-rokok.jpgROKOK (Mesin pembunuh yang dicintai)
Rokok adalah silinder dari kertas berukuran panjang antara 70 hingga 120 mm (bervariasi tergantung negara) dengan diameter sekitar 10 mm yang berisi daun-daun tembakau yang telah dicacah. Rokok dibakar pada salah satu ujungnya dan dibiarkan membara agar asapnya dapat dihirup lewat mulut pada ujung lainnya. Rokok biasanya dijual dalam bungkusan berbentuk kotak atau kemasan kertas yang dapat dimasukkan dengan mudah ke dalam kantong.
Sejarah rokok sebenarnya dimulai dari mengunyah tembakau dan mengisap tembakau melalui sebuah pipa yang dilakukan oleh warga asli benua Amerika (Maya, Aztec dan Indian) sejak 1000 tahun sebelum masehi. Sebuah tradisi membakar tembakau dilaksanaakan mereka adalah untuk menunjukkan persahabatan dan persaudaraan saat beberapa suku yang berbeda berkumpul, serta sebagai ritual pengobatan. Tak lama satelah itu kru Columbus membawa tembakau beserta tradisi mengunyah dan membakar lewat pipa ini ke “peradaban” di Inggris. Namun yang lebih berperan adalah seorang diplomat dan petualang perancis-lah yang menyebarkan popularitas rokok di seantero Eropa, orang ini adalah Jean Nicot, darimana istilah nikotin yang kita ketahui selama ini berasal dari kata (Nicot).Tetapi catatan sejarah rokok lain mengatakan, tradisi rokok dan merokok yang lebih tua berasal dari Turki semenjak periode dinasti Ottoman.
Sudah banyak yang meneliti bahayanya merokok dan membuktikan bahwa merokok selain menyebabkan kecanduan juga menyebabkan banyak gangguan kesehatan, seperti kanker, impotensi,penyakit jantung, penyakit pernapasan, penyakit pencernaan, ginjal, efek buruk bagi kehamilan dan janin, dan masih banyak lagi.
Dalam sebatang rokok terkandung sekitar 4000 macam zat kimia. Zat kimia yang dikeluarkan ini terdiri dari komponen gas (85 persen) dan partikel. Nikotin, gas karbonmonoksida, nitrogen oksida, hidrogen sianida, amoniak, akrolein, asetilen, benzaldehid, urethan, benzen, methanol, kumarin, 4-etilkatekol, ortokresol dan perylene adalah sebagian dari beribu-ribu zat di dalam rokok.
Dari sekitar 4000 macam zat kimia yang ada dalam rokok, setidaknya 200 diantaranya dinyatakan berbahaya bagi kesehatan manusia. Racun utama pada rokok adalah tar, nikotin, dan karbon monoksida.
  • Tar adalah substansi hidrokarbon yang bersifat lengket dan menempel pada paru-paru.
  • Nikotin adalah zat adiktif yang mempengaruhi syaraf dan peredaran darah. Zat ini bersifat karsinogen, dan mampu memicu kanker paru-paru yang mematikan.
  • Karbon monoksida adalah zat yang mengikat hemoglobin dalam darah, membuat darah tidak mampu mengikat oksigen.
Efek racun pada rokok ini membuat pengisap asap rokok mengalami resiko (dibanding yang tidak mengisap asap rokok):
Merokok merupakan penyebab utama dari sekitar 90% kasus kanker paru-paru pada pria dan sekitar 70% pada wanita. Semakin banyak rokok yang dihisap, semakin besar resiko untuk menderita kanker paru-paru. Rokok juga meningkatkan resiko kefatalan bagi penderita pneumonia dan gagal jantung, serta tekanan darah tinggi.
Sekalipun sudah ada peringatan tentang bahaya merokok, tetapi kebiasaan merokok tetap saja dilakukan oleh banyak orang. Dan tidak ketinggalan anak-anak remaja. Sebagian remaja menjadikan merokok sebagai bagian dari gaya hidup. Baik itu untuk kenikmatan atau pergaulan. Perhitungan berapa biaya yang dikeluarkan untuk konsumsi rokok perhari, resiko kesehatan pribadi, maupun resiko kesehatan untuk orang lain kalah oleh kebutuhan untuk membangun gaya hidup. Namun tetap penting untuk mengerti betapa bernilainya bila seorang anak muda bisa berhenti merokok. Dia bernilai bagi dirinya sendiri dan bagi orang lain.




Jumat, 14 Oktober 2011

KALIMAT EFEKTIF 2


 6)           Tidak Ambigu
                Contoh :
Kalimat efektif :
-          Anissa membeli buku 2 paket.
-          Young saeng mengambil minuman 2 botol.
-          Hyun joong mambawa roti sebungkus.
-          Jung min melipat baju 6 kardus
-          Kyu jong menarik sepeda motor
Kalimat tidak efektif :
-          Anissa membeli 2 paket buku.
-          Young saeng mengambil 2 minuman botol.
-          Hyun joong mambawa sebungkus roti.
-          Jung min melipat 6 baju kardus
-          Kyu jong menarik sepeda bermotor
7) Penggunaan efek waktu
Contoh :
Kalimat efektif :
-          Kantor itu telah saya datangi
-          Undangan itu telah saya hadiri
-          Bakso itu telah saya makan
-          Uang itu telah saya tabungkan
-          Film itu telah saya tonton.
Kalimat tidak efektif
-          Saya telah mendatangi kantor itu
-          Saya telah mendatangi undangan itu
-          Saya telah memakan bakso itu
-          Saya telah menabungkan uang itu
-          Saya telah menonton film itu
8) Tidak dipengaruhi stuktur daerah
Contoh :
Kalimat efektif :
-          Itu tempat tinggal Dinda
-          Disanalah gedung merdeka
-          Kapan bangunan di buat
-          Itu daerah komplek
-          Disana ada kawasan hutan lindung
Kalimat tidak efekti
-           Itu tempat tinggalnya Dinda
-          Disanalah gedung merdekanya
-          Kapan bangunannya di buat
-          Itu daerah kompleknya
-          Disana ada kawasan hutan lindungnya
9) digunkan dakam situasi normal
Contoh :
Kalimat efektif :
-          Dia menggunakan jas hitam
-          Hyun joong melantunkan sebuah lagu
-          Hyun bin telah tiba di Indonesia
-          Presiden menyampaikan pidato
-          Guru itu memberikan bahan ajarnya
Kalimat tidak efektif :
-          Dia memakai jas hitam
-          Hyun joong menyanyikan sebuah lagu
-          Hyun bin sudah sampai di Indonesia
-          Preside ngasih  pidato
-          Guru itu ngasih bahan ajarnya
10) tidak menggunakan unsur – unsur daerah
Contoh :
Kalimat efektif :
-          Bagaimana ini?
-          Itu milik saya.
-          jangan dipakai
-          Seperti apa
-          Maaf itu buku saya
Kalimat tidak efektif :
-          Bagaimana ini atuh?
-          Itu mah milik saya.
-          Ih jangan dipakai atuh
-          ke apa ya
-          Maaf itu buku saya da

Kamis, 29 September 2011

KALIMAT EFEKTIF


KALIMAT  EFEKTIF
Kalimat efektif adalah kakimat yang dapat mengungkapkan gagasan, pikiran, dan perasaan dengan tepat ditinjau segi struktur, diksi, dan logikanya.
Ciri – ciri kalimat efektif.
1)      Minimal ada subjek (S) dan predikat (P). Oleh karena itu, sebaiknya kalimat yang kita buat harus memperhatikan hal – hal berikut:
a)      Subjek tidak boleh diawali dengan preposisi
Contoh :
Kalimat efektif
-          Siswa diharapkan berkumpul.
-          Tamu undangan dipersilakan masuk.
-          Guru – guru ditunggu di ruang rapat.
-          Pak Gubernur diprsilakan naik ke atas panggung.
-          Penumpang di harapkan sabar menunggu.
Kalimat tidak efektif
-          Kepada siswa diharapkan berkumpul.
-          Kepada tamu undangan dipersilakan masuk.
-          Kepada semua guru – guru ditunggu di ruang rapat.
-          Kepada Pak Gubernur diprsilakan naik ke atas panggung.
-          Kepada para penumpang di harapkan sabar menunggu.
b)      Antara subjek dan predikat jangan disisipi kata yang.
Contoh :
Kalimat efektif
-          Guruku baik
-          Ibuku cantik
-          Ibuku pintar
-          Adikku rajin
-          Temanku cerdas
Kalimat tidak efektif
-          Guruku yang baik
-          Ibuku yang cantik
-          Ibuku yang pintar
-          Adikku yang rajin
-          Temanku yang cerdas
2)      Semua kata yang digunakan baku.
Contoh :
Kalimat efektif
-          Kami sedang ulangan
-          Dina sedang membaca
-          Ibu memasak
-          Kim hyun joong sedang latihan
-          Park jung min sedang membuat jus
Kalimat tidak efektif
-          Kami sedang ulangan inggris.
-          Dina sedang membaca novel.
-          Ibu memasak nasi.
-          Kim hyun joong sedang latihan dance.
-          Park jung min sedang membuat jus wortel.
3)      Hemat dalam penggunaan kata.
Contoh :
Kalimat efektif
-          Kim hyun joong  merilis album.
-          Ss501 kembali tahun depan
-          Ia menunggu sejak pagi
-          Bayi itu sehat dan gemuk
-          Park jung min membuat jus dan pasta.
Kalimat tidak efektif
-          Kim hyun joong  sedang merilis album.
-          Ss501 akan kembali tahun depan
-          Ia menunggu sejak dari pagi
-          Bayi itu sehat dan juga gemuk
-          Park jung min membuat jus dan membuat pasta.
4)      Logis dan masuk akal
Contoh :
Kalimat efektif
-          Untuk mengoptimalkan waktu, kami teruskan acara ini.
-          Dengan tegas saya hentikan sidang ini.
-          Dengan berat hati saya berikan anak ini.
-          Sesuai dengan surat ini saya ajukan keberatan.
-          Buku itu dibacakan oleh hani.
Kalimat tidak efektif
-          Untuk menghemat waktu, kami teruskan acara ini.
-          Dengan benar saya hentikan sidang ini.
-          Dengan kecewa saya berikan anak ini.
-          Sesuai dengan tulisan ini saya ajukan keberatan.
-          Buku itu dituturkan oleh hani.
5)      Paralelisme
Contoh :
Kalimat efektif
-          Kakak menolong anak itu dengan memapahnya ke pinggir jalan.
-          Harga sembako dibekukan atau dinaikkan secara luwes.
-          Ibu sedang memasak nasi.
-          Rani sedang menjahit luka pasien.
-          Seung Jo akan merawat pasien dengan memberi infusan.
Kalimat tidak efektif
-          Kakak menolong anak itu dengan dimapahnya ke pinggir jalan.
-          Harga sembako dibekukan atau kenaikkan secara luwes.
-          Ibu sedang memasakan nasi.
-          Rani sedang penjahitan luka pasien.
-          Seung Jo akan merawat pasien dengan memberi penginfusan.

 6)           Tidak Ambigu
                Contoh :
Kalimat efektif :
-          Anissa membeli buku 2 paket.
-          Young saeng mengambil minuman 2 botol.
-          Hyun joong mambawa roti sebungkus.
-          Jung min melipat baju 6 kardus
-          Kyu jong menarik sepeda motor
Kalimat tidak efektif :
-          Anissa membeli 2 paket buku.
-          Young saeng mengambil 2 minuman botol.
-          Hyun joong mambawa sebungkus roti.
-          Jung min melipat 6 baju kardus
-          Kyu jong menarik sepeda bermotor
7) Penggunaan efek waktu
Contoh :
Kalimat efektif :
-          Kantor itu telah saya datangi
-          Undangan itu telah saya hadiri
-          Bakso itu telah saya makan
-          Uang itu telah saya tabungkan
-          Film itu telah saya tonton.
Kalimat tidak efektif
-          Saya telah mendatangi kantor itu
-          Saya telah mendatangi undangan itu
-          Saya telah memakan bakso itu
-          Saya telah menabungkan uang itu
-          Saya telah menonton film itu
8) Tidak dipengaruhi stuktur daerah
Contoh :
Kalimat efektif :
-          Itu tempat tinggal Dinda
-          Disanalah gedung merdeka
-          Kapan bangunan di buat
-          Itu daerah komplek
-          Disana ada kawasan hutan lindung
Kalimat tidak efekti
-           Itu tempat tinggalnya Dinda
-          Disanalah gedung merdekanya
-          Kapan bangunannya di buat
-          Itu daerah kompleknya
-          Disana ada kawasan hutan lindungnya
9) digunkan dakam situasi normal
Contoh :
Kalimat efektif :
-          Dia menggunakan jas hitam
-          Hyun joong melantunkan sebuah lagu
-          Hyun bin telah tiba di Indonesia
-          Presiden menyampaikan pidato
-          Guru itu memberikan bahan ajarnya
Kalimat tidak efektif :
-          Dia memakai jas hitam
-          Hyun joong menyanyikan sebuah lagu
-          Hyun bin sudah sampai di Indonesia
-          Preside ngasih  pidato
-          Guru itu ngasih bahan ajarnya
10) tidak menggunakan unsur – unsur daerah
Contoh :
Kalimat efektif :
-          Bagaimana ini?
-          Itu milik saya.
-          jangan dipakai
-          Seperti apa
-          Maaf itu buku saya
Kalimat tidak efektif :
-          Bagaimana ini atuh?
-          Itu mah milik saya.
-          Ih jangan dipakai atuh
-          ke apa ya
-          Maaf itu buku saya da